Menurut Kantor Berita ABNA, hari sabtu adalah hari ke 46 pergerakan perjuangan masyarakat Bahrain menghadapi penumpahan darah yang dilakukan keluarga Hakim.
Jam 00.05 Dini hari waktu Teheran. Kelanjutan takbir siang malam
Masyarakat Bahrain setiap malam meneriakkan takbir selama kurang lebih 15 menit, mereka terus berusaha hingga mendapatkan hak-hak syar’i mereka.
Jam 00.40 dini hari waktu Teheran kembali salah satu aktivis politik Bahrain dicekal.
Aparat keamanan berhasil mencekal Hujjatul Islam Syaikh Muhammad Hasan Hujastah pimpinan pelaksana ulama Bahrain dengan menyerang rumah beliau. Setelah ditangkap Syaikh Muhamaad lalu dipindahkan ke tempat rahasia.
Jam 01.30 dini hari waktu Teheran Masyarakat hanya menuntut adanya keadilan.
Naji Fathil aktivis hak asasi Bahrain berkata,” Tuntutan kami tuntutan atas keadilan, kami hanya menginginkan pemerintahan yang berdiri diatas hukum tertentu dan secara detail kami tidak mengetahui mengapa mereka memperlakukan masyarakat Bahrain sedemikian rupa.”
Dalam kesempatan itu dia juga menyinggung adanya kekuatan asing yang kini berada di Bahrain,” Sebenarnya tidak ada kebutuhan pada tentara bersenjata; karena tentara bersenjata semestinya digunakan untuk menghadapi serangan dari tentara asing bukan malah untuk menyerang penduduk sendiri yang tidak memiliki perlindungan, orang-orang yang hanya menginginkan hak-hak mereka.”
Jam 03.30 dini hari waktu Teheran tidak ada pilihan lain selain melakukan perlawanan.
Abdullah Mu’tashim salah satu aktivis Bahrain berkata,” Masyarakat Bahrain tidak ada pilihan lain selain bertahan dan para pembunuh akan mendapat ganjaran di dunia dan akhirat.”
Jam 05.24 waktu Teheran pemerintahan Bahrain sedang berupaya menyelundupkan mata-mata dikelompok penentang.
Syaikh Husain Al-Hadad cendekiawan muslim Bahrain berkata,” Pemerintah Bahrain sedang berupaya melakukan infiltrasi dimana setiap aktivis yang berperan dalam menggerakkan demonstrasi melawan pemerintah baik didalam maupun diluar negeri mereka harus dihilangkan nyawanya.”
Dia menekankan bahwa pemerintahan Bahrain dengan gerakan mereka itu akan hancur dengan sendirinya, pemerintahan ini sedang mengalami penurunan drastis.
Terkait juru penengah dari Kuwait berkata,” Apa yang terjadi di dalam Negara Kuwait sediri yang mana telah melakukan penyerahan diri hal itu menjadi penghalang tersendiri untuk menjadi penengah.”(*)